Menjaga Agar Bebek Rajin Bertelur

By: Ulil 'Pipit' Fitriyah 


Pagi – pagi, bangun tidur sambil bersih – bersih buka HP. Ada pertanyaan menarik yang dilayangkan di whatsapp grup peternak bebek, yang mungkin bermanfaat bagi para bebek mania, terutama bagi mereka yang masih pemula. Pertanyaan mendasar, yang sering ditanyakan tersebut adalah

 “Apa resep bebek bertelur agar tidak menurun?”

Saya pribadi, meskipun juga berkecimpung cukup lama dalam dunia ternak bebek tidak lantas memberanikan diri untuk menjawabnya. Karena saya merasa dalam grup tersebut, banyak para suhu yang memiliki pengalaman jauh lebih baik daripada saya. Maka tugas saya adalah mendokumentasikan dan menjabarkan kembali dari jawaban yang sudah diberikan oleh salah satu suhu ternak di whatsapp grup tersebut.

Jawabannya cukup sederhana,

Resep bebek bertahan nelur. PPPR

Papan; panteskah buat bebek

Pakan; cukup porsi& nutrisinya.

Perhatian; usia bebek, rutinitas, kebersihan, dll

Rezekinya

Semoga bermanfaat

 

Tapi coba mari kita urai.

Merawat bebek, bagi saya memiliki seni tersendiri. Tak ubahnya seorang manusia, bebek juga ingin diperlakukan sebaik-baiknya perlakuan oleh pemeliharanya. “Sayangi bebekmu, maka bebekmu akan menyayangimu”. Saya ingat pesan ini disampaikan oleh salah satu suhu di salah satu acara perkumpulan bebek yang dilaksanakan jauh sebelum pandemi corona datang. Bagaimana maksudnya pernyataan tersebut?

 Baik, begini. Kita kembali mengacu pada rumus PPPR yang sudah disampaikan diawal tadi.

 “P” yang pertama adalah PAPAN

Pantaskah papan yang ditempati oleh bebek kita? Usahakan papan yang ditempati oleh bebek kita adalah papan terbaik dan ternyaman bagi mereka. Tidak perlu papan (kandang) yang mewah yang berlapiskan batu beton nan kuat berlapis baja, apalagi berlapis emas pula (Kalau ada emasnya, silahkan buat saya saja.. hhh). Papan (kandang) sederhana saja. Bila memang belum ada budget yang mencukupi, kandang bisa dibuat dari bahan bambu saja, tetapi hal yang PENTING dan PERLU untuk diperhatikan dalam pembuatan papan (kandang) ini adalah:

  1.  Memiliki ukuran yang pas. Tidak terlalu berjubel dan juga tidak terlalu longgar agar bisa memuat dalam jumlah yang sesuai dengan yang diinginkan.
  2. Memiliki pencahayaan yang cukup, selain berfungsi untuk menyinari, usahakan cahaya yang masuk dalam kandang juga mampu mengeringkan tanah dalam kandang.
  3. Memiliki sirkulasi udara yang cukup, tidak terlalu terbuka juga tidak terlalu tertutup.
  4. Selalu diusahakan agar kandang tetap kering, tidak becek. Karena bila kandang becek maka bebek akan merasa tidak nyaman dan tidak kerasan untuk tinggal dalam kandang.
Nah, urusan kandang kering ini yang biasanya menjadi persoalan panjang. Bagaimana caranya menjaga agar kandang bisa tetap kering? Disinilah seninya merawat bebek. Dibutuhkan kreatifitas tingkat dewa (asli lebay saya…), bagi pemilik untuk bisa mencarikan solusi agar aliran air untuk minum bebek tercukupi sekaligus bisa menjaga agar kandang bebek tetap selalu kering. Kalau saya ingat pesan salah satu suhu lagi, ukuran kering atau basahnya kandang, sehingga membuat bebek merasa tidak nyaman bagaimana? Perhatikan kedua kaki bebek saat mereka tidur. Bila kebanyakan bebek kondisi kakinya diangkat salah satu ketika mereka tertidur, kemungkinan besar bebek – bebek tersebut tidak nyaman berada dikandang. Bisa jadi karena tanah kandangnya yang basah / lembab, atau bisa jadi karena cuaca dingin yang masuk ke dalam kandang. Kalau sudah begini, siap – siap esok paginya, para bebek akan memberikan telur yang sangat minim karena tidak mampu memproduksi telor bebek secara maksimal. Hal ini dikarenakan hawa tubuh bebek, yang semestinya dipergunakan sebagai energi untuk memproduksi telor, beralih dijadikan sebagai energi untuk menghangatkan tubuh untuk menahan hawa dingin, yang disebabkan oleh lembabnya udara dari tanah, atau dinginnya udara disekitarnya.

Doc. pribadi: Kandang kering di belakang rumah yang sangat mefet dengan kamar tidur dan dapur. 

Maka, rumus P yang pertama adalah PAPAN!!! Berikan papan terbaik dan ternyaman untuk bebek-bebek kita, agar mereka mau dengan ikhlas dan senang hati memberikan telor – telornya untuk kita. *(uf)

 

*Rumus berikutnya, ikuti diartikel berikutnya yaa.. disambung besok saja, goreng telor dulu untuk makan siang.. Makasih ya bebek-bebek, yang sudah menyediakan lauk untuk kami setiap hari. Terimakasih ALLAH, yang sudah mendatangkan rejeki kepada kami melalui mereka yang sudah ikhlas mau bertelor setiap hari.


Komentar